Pilot Ini Mengaku Berkontak dengan Malaysia Airlines MH370 Sebelum Jatuh

Pilot Ini Mengaku Berkontak dengan Malaysia Airlines MH370 Sebelum Jatuh...
Pilot Ini Mengaku Berkontak dengan Malaysia Airlines MH370 Sebelum Jatuh...

Pilot Ini Mengaku Berkontak dengan Malaysia Airlines MH370 Sebelum Jatuh…

 

Saat tubuh pemerintah serta penyelidik swasta saling masih tetap tidak bisa temukan sisa-sisa Malaysia Airlines Airlines MH370 yang hilang lima tahun kemarin, klaim seseorang pilot belakangan ini meningkatkan kembali misteri raibnya burung besi Negeri Jiran itu.

Seseorang pilot mengaku jika dia sukses berkomunikasi dengan pesawat nahas itu beberapa waktu sesudah burung besi kirim transmisi terakhir kalinya ke kontrol jalan raya hawa, menurut laporan koran tabloid Inggris,.

Pilot itu mengakui jika terdapat beberapa masalah saat dia sukses lakukan kontak dengan MH370, tetapi, dia tidak tahu persis bagaimana kondisi diatas pesawat saat itu.

Menurut The Daily Express seperti diambil dari Sputnik News Agency (31/3/2019), pilot, yang bicara dengan prasyarat anonim, mengaku dia dalam perjalanan ke Narita, Jepang, saat sukses merajut kontak dengan MH370.

Kontak itu dibuatnya sesudah Pengawas Lantas Lintas Hawa Ho Chi Minh, Vietnam minta penerbangan komersial yang dekat dengan MH370 coba serta merajut komunikasi dengan pesawat.

“Nada di lain sisi bisa jadi Kapten Zaharie Shah atau ko-pilot Fariq Abdul Hamid, tapi saya meyakini itu ialah ko-pilot. Terdapat beberapa masalah statis tapi saya dengar gumaman dari ujung yang lainnya”, klaim pilot yang anonim itu pada The Daily Express.

“Itu ialah terakhirnya kami dengar dari mereka, sebab kami (lalu) kehilangan koneksi.”

Ia pula mengakui jika itu tidak selekasnya jelas berapa kronis kondisi di MH370 waktu itu.

“Bila pesawat itu dalam permasalahan, kita akan dengar pilot membuat panggilan darurat Mayday. Tetapi saya meyakini jika, seperti saya, tidak ada orang yang lain disana yang mendengarnya,” klaim pilot.

Malaysia Airlines MH370 menghilang diatas Laut China Selatan waktu dalam perjalanan ke Beijing dari Kuala Lumpur pada Maret 2014, sesudah membuat jalan memutar ke kiri serta terbang ke arah Samudra Hindia.

Operasi penelusuran taraf besar di luncurkan sesudah hilangnya pesawat, tetapi, tidak membawa hasil.

Sesaat hilangnya pesawat itu melahirkan banyak teori mengenai apa yang berlangsung kepadanya serta dimana tempat peristirahatan terakhir kalinya, nasib akhir pesawat yang hancur belum juga didapati sampai sekarang ini.

(Visited 49 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial